AI, Hoaks, dan Transformasi Digital: Urgensi Kompetensi Informatika di Era Teknologi Cerdas
Perkembangan Artificial Intelligence (AI)
yang pesat mendorong transformasi digital di berbagai sektor, namun juga
memunculkan tantangan serius seperti hoaks, manipulasi informasi, dan rendahnya
literasi digital. Teknologi seperti deepfake semakin memperbesar risiko
distorsi informasi yang dapat memengaruhi opini publik.
Kondisi ini menegaskan pentingnya peran
informatika dalam menghadirkan solusi, mulai dari deteksi hingga pengamanan
informasi melalui machine learning, data science, dan keamanan siber. Oleh
karena itu, dibutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya mampu menggunakan
teknologi, tetapi juga memahami dan mengelolanya secara kritis.
Menjawab kebutuhan tersebut, Program Studi
Magister Informatika hadir untuk membekali kompetensi lanjutan berbasis riset
dan inovasi guna mencetak talenta digital yang adaptif, etis, dan berdampak.